Selasa, 15 Juli 2014

Sifat Wanita (1)




Kadang kala itu hanyalah alibi. Hal yang lebih pasti itu adalah pergerakan perasaan wanita lebih cepat dari biasanya jika ada sisi emosional yang menyentilnya. Setiap hal yang terjadi bagi kaca mata seorang wanita tidak lepas dari kepekaan. Kepekaan-kepekaan yang seperti ini yang biasanya tidak sampai di logika lelaki. Lelaki tidak mau ambil pusing meskipun jelas-jelas dia telah bersalah. Apapun empati yang disampaikan wanita sulit masuk ke alam pikiran laki-laki yang cenderung berpikir praktis. Padahal, disadari atau tidak “empati” adalah perhatian yang lebih dari sekedar sayang dan simpati. Suatu hal yang wajar jika seorang wanita memberikan sinyal negatifbahkan meledak amarahnya dengan begitu hebat saat sisi rasanya dilukai. Bisa jadi itu adalah manifestasi kekecewaan yang dirasakan. Mungkin hal yang terjadi jauh melampaui prediksi yang ada.
Akan tetapi, kembali ke topik bahwa wanita itu peka dan perasa. Saat kondisi psikologi sudah membaik mereka dapat diajak berdiskusi dan berpikir realistis. Wanita juga identik dengan perasaan tidak tega. Wanita tidak akan membiarkan orang yang disayanginya merasakan sakit dan tersiksa. Wanita lebih tak tega jika orang yang dikasihinya menderita karenanya. Dan satu yang pasti, seemosional apapun wanita tidak akan membiarkan orang yang dicintainya berlarut-larut dalam kecewa. Itulah sebabnya mengapa wanita sering meneteskan air mata di kala perasaan kecewanya melebihi ambang batas.