Senin, 18 November 2013

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN BERDASARKAN PENDEKATAN GENRE BAGI SISWA KELAS VIII SMP

Ini adalah salah petikan singkat calon tesis aku yang lagi digarap, mohon dukungannya ya teman-teman.



Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan materi pokok pada semua jenjang pendidikan. Pembelajaran ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Selanjutnya, dinyatakan bahwa pelajaran Bahasa Indonesia memiliki standar kompetensi, yaitu: 1) mengharapkan masyarakat dan orang tua dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan di sekolah; 2) daerah dapat menentukan bahan, sumber belajar kebahasaan, kesastraan sesuai dengan kondisi, dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional. Dengan kata lain, pada dasarnya keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan sinergi berbagai pihak baik itu siswa dan guru sebagai elemen pokok serta ditunjang orang tua, masyarakat, dan pemerintah setempat sebagai penentu kebijakan pendidikan.
Kemampuan berbahasa seseorang tidak hanya dapat dilihat dari kemampuan berbahasa secara lisan tetapi juga kemampuan berbahasa tulis. Kegiatan menulis merupakan kegiatan menyalurkan ide atau gagasan ke dalam bentuk tulisan. Melalui kegiatan menulis, seseorang dapat melakukan komunikasi sekaligus memperkaya pengalaman dan pengetahuannya.
Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat sekolah menengah dimaksudkan agar siswa mampu berkomunikasi secara lisan maupun tulisan. Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan yang wajib dikuasai oleh siswa di samping tiga keterampilan lain seperti membaca, berbicara, dan menyimak. Oleh karena itu, penguasaan keterampilan ini menjadi hal yang mutlak bagi siswa. Dengan memiliki kemampuan menulis yang baik maka seorang siswa dapat mengorganisasikan berbagai pokok pikiran gagasannya dalam sebuah wacana yang utuh sehingga orang lain dapat memahaminya dengan mudah. Selain itu, kemampuan menulis yang baik akan mendukung dalam penguasaan bidang ilmu-ilmu yang lain.
Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa dan merupakan suatu kegiatan yang mempunyai hubungan dengan proses berpikir serta keterampilan ekspresi dalam bentuk tulisan. Dapat dikatakan bahwa menulis merupakan keterampilan terintegrasi yang memerlukan ketelitian, kemampuan mengonstruksi kalimat yang logis, dan pemilihan diksi yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan penguasaan dan pengetahun tentang tata bahasa agar dapat menggunakan perangkat bahasa yang lebih efektif.
Kegiatan menulis dalam dunia pendidikan akan memudahkan  siswa berpikir kritis dan memudahkan dalam merasakan, menikmati hubungan, memperdalam daya persepsi, memecahkan masalah yang dihadapi, dan menyusun urutan pengalaman. Tulisan membantu siswa untuk menjelaskan urutan pemikiran-pemikiran yang ada di dalam otaknya.
Salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII Semester I adalah menulis laporan. Laporan yang dimaksudkan ini dapat berasal dari berbagai sumber baik itu wawancara, jurnal, dokumen, foto, dan lain sebagainya. Harapannya, siswa dapat menulis sebuah laporan yang baik dan benar ditinjau dari segi tata bahasanya dan berbobot ditinjau dari segi isinya. Hanya saja, hal ini bukanlah hal yang mudah tanpa didukung penguasaan materi, tersedianya media pembelajaran, peran guru, dan keresponsifan siswa sendiri terhadap pembelajaran.
Fenomena yang sering kali dilihat adalah siswa menyepelekan keterampilan menulis sebagai pembelajaran yang kurang penting. Padahal, kegiatan ini memiliki fungsi untuk menyeimbangkan pola pikir otak dan motorik pada siswa serta melatih kecermatan. Salah satu hal yang harus dicermati misalnya dalam kegiatan menulis unsur kebahasaan. Hal ini dikarenakan menulis merupakan  bentuk penggunaan bahasa yang aktif produktif. Oleh karena itu, kegiatan menulis perlu mendapat perhatian dalam kegiatan pembelajaran bahasa. 

Salah satu keuntungan kegiatan menulis adalah waktu yang dimiliki untuk berpikir lebih banyak baik dalam mencari ide, memilih kata, merevisi, memikirkan kembali, menyusunnya, dan memikirkan efek bagi pembaca. Menulis memberikan kemungkinan untuk mengungkapkan apa yang kita maksud secara lebih mendalam. Dengan kata lain, menulis dapat digunakan sebagai sarana untuk mengukur bagaimana pola pikir seseorang. Siswa yang dapat menulis laporan dengan sistematis dapat dikatakan memiliki kemampuan berpikir yang sistematis pula.

Celoteh Saat Malam



Kutulis ini sebagai petanda  penyadaran diri bahwa banyak hal yang sebenarnya nyata tapi belum sempat terpikirkan oleh kita. Sekalipun terpikirkan munkin tidak mendapat titik fokus yang memadai sehingga pengalaman itu hanya menghembus tanpa bekas. Mungkin tidak semuanya dapat terjangkau, setidaknya beberapa hal ini akan mampu mengingatkanku betapa beruntungnya aku berada dan dikelilingi kejadian-kejian yang membuat kehidupanku semakin berwarna (dan kaya tentunya).
Dari novelnya Windy Ariesanty aku belajar bahwa banyak waktu yang ada dalam sebuah perjalanan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menggali pengalaman dan keindahan. Perjalanannya ke beberapa negara di dunia berawal dari mimpi. Suka banget dengan bahasanya yang renyah. Mengalir dan semacam membuat pengalaman rasa yang tak bisa dihindari. Tentang bagaimana merencanakan sebuah perjalanan dengan segala tetek bengek-nya yang tidak mudah. Bagaimana memanage waktu yang ada agar tetap mengikuti jadwal tetapi dapat memperoleh pengalaman yang lebih kaya. Selain itu, bagaimana membangun hubungan dengan orang-orang yang baru, tidak dikenal sebelumnya (lintas negara pula) membuatku merasa wajib mengenal lebih banyak orang. Menjalin pertemanan dengan hangat dan bersahabat. Tentu banyak hal yang dapat dilakukan selama membuat rencana kita sempurna, tapi yang tidak dibenarkan adalah membuat keadaan menjadi lebih rumit. Setelah ngebaca novel ini jiwa itu kembali mencuat. Banyak tempat yang sudah aku agendakan untuk dikunjungi, tinggal menunggu waktu saja.

Dari Mozaik Islam Trans TV bahwa shalat itu merupakan salah satu bentuk ibadah yang berguna untuk menjaga kesehatan karena merupakan petunjuk waktu perubahan metabolisme tubuh. Ternyata shalat dhuhur itu untuk menjaga kesehatan jantung dan alrm untuk beristirahat. Shalat subuh itu untuk membuat paru-paru lebih sehat dan kita tidak malas untuk melakukan kegiatan dalam rangka mencari nafkah Allah. Selama ini jadwal shalat selalu lebih banyak ngaret dan gak tertibnya, tapi setelah ngliat tayangan ini rasanya aku merasa membodohi diriku sendiri dari jalan Tuhan yang sudah jelas kebenarannya. Ternyata banyak rahasia yang tidak kita ketahui sebelumnya dan itulah fungsinya manusia belajar. Ini salah satu saat aku mengapresiasi acara televisi Indonesia karena kebanyakan yang diputar saat ini lebih banyak yang bersifat guyonan. Ini semacam ngin segar dan memberi pengetahuan.

Dari Rahmat seorang teman terbaikku, aku belajar bagaimana seharusnya memandang masa depan yang belum tahu bagaimana ujungnya. Sering kali obrolan ringan kita menyita banyak waktu. Bahkan, dalam waktu kuliah sekalipun kita tak peduli. Kita bicara tentang masa depan kita masing-masing, rencana masa depan kita, dan apa tindakan kita. Tanpa sadar obrolan harus diakhiri karena terbatasnya waktu meski rasanya banyak hal yang masih terbelit untuk saling diceritakan. Peluang-peluang hidup selalu menjadi topik utama obrolan kita. Sedikit banyak ini adalah hal sangat ingin aku bicarakan dan aku merasa beruntung menemukan partner sebaik kamu. Pelajaran tentang bagaimana menghandle perasaan, berpikir logis dan kritis sering ditekankan karena aku juga merasa sering kebawa perasaan dan hanyut di dalamnya.